The Side Story of Aransia (Season 1) Part 2

Star Wars : The Phantom Menace

(Bagian 2 dari 4)

(Kembali ke part 1)

Sesampainya di istana Naboo, Qui-gon Taufik, Obi-wan Saputra, dan Dedi Binks menemukan banyak pasukan droid di mana-mana. Istana Naboo baru saja dikuasai pasukan droid. Ratu kerajaan Naboo, Queen Fauziah Amidala, dan para pengikut setianya sudah berada dalam tawanan pasukan droid.

Queen Fauziah Amidala dan pengikutnya digiring menuju ruang tahanan.

Queen Fauziah  berkata kepada salah satu anggota pasukan droid,
“Di dalam tahanan nanti, kami mendapat fasilitas apa saja?”

Droid itu menjawab, “Nanti di sana ada fasilitas lab komputer, satu komputer untuk satu siswa. Juga ada sertifikat dan beasiswa untuk yang berprestasi.”

“Apa saya bisa menonton sinetron? Saya suka sekali menonton sinetron.”, tanya Queen Fauziah lagi.

“Oh ya, bisa. Paduka Ratu nanti bisa menonton Si Netron, Si Netty, dan Si Nelly.”, jawab droid itu dengan suara datar.

Saat pasukan dan tawanan itu melewati hangar pesawat, tiba-tiba muncul Qui-gon Taufik dan Obi-wan Saputra.

Segera saja pasukan droid itu bertarung dengan keduanya dalam permainan kartu truf. Siapa yang kalah, wajahnya akan dicoret-coret dengan spidol.

Akhirnya pasukan droid itu kalah, lalu Qui-gon Taufik dan Obi-wan Saputra membawa Queen Fauziah dan pengikutnya melarikan diri menggunakan pesawat angkasa.

Di dalam pesawat, Qui-gon Taufik menyarankan pada Queen Fauziah agar meminta bantuan Dewan Parlemen Antar Planet di planet Coruscant untuk mengusir bangsa Trade Federation dan pasukan droidnya dari planet Naboo.

Tetapi di tengah perjalanan pesawat mereka diserang lemparan batu oleh pesawat tempur pasukan droid. Untunglah sebuah robot teknisi bernama Rizal2-D2 berhasil memperbaiki kerusakan sehingga pesawat mereka tidak mogok di tengah jalan.

Tetapi mereka tetap harus melakukan pendaratan darurat di planet Tatooine.

Di dalam pesawat, Queen Fauziah bertanya, “Apanya pesawat yang rusak?”

“Tutup pentilnya kendor dan lepas. Kita harus mencari penggantinya.”, kata Qui-gon Taufik.

Qui-gon Taufik bersama dengan Dedi Binks, Rizal2-D2 dan seorang pembantu kepercayaan Queen Fauziah bernama Nia Padme berjalan menyusuri planet Tatooine dan menemukan seorang penjual sparepart yang menjual tutup pentil.

Sayangnya, penjual itu  hanya menerima pembayaran dengan Tunai BCA, padahal Taufik dan anggota rombongannya tidak ada yang mempunyai account BCA.

Qui-gon Taufik kemudian bertemu dengan seorang anak bernama Anto Skywalker yang tinggal bersama ibunya yang bernama Saujah The Slave, dan pembantu ibunya yang lugu dan bernama Neneng-CPO.

Anto Skywalker mengatakan ia ingin mengikuti lomba balap karapan pod-race tetapi ia tidak pandai menyetir mobil. Qui-gon Taufik pun merekomendasikan tempat kursus DMA (Di Mane-mane Ade) karena ia pernah kursus di sana.

Anto Skywalker segera mengikuti kursus mengemudi mobil di DMA yang dikelola oleh dua wanita, Juliarti Ewok dan Aliwati Ewok. Setelah lulus kursus, Anto Skywalker mengikuti lomba balap karapan pod-race dan berhasil memenangkan hadiah account BCA.

Anto Skywalker yang suka pada Nia Padme lalu memberikan hadiah itu pada Nia Padme dan Qui-gon Taufik, dan kini Qui-gon Taufik dapat membeli tutup pentil pesawat yang diinginkannya.

Setelah pesawat diperbaiki, rombongan Queen Fauziah berangkat menuju tempat tujuan semula, planet Coruscant. Tak lupa Qui-gon Taufik mengajak Anto Skywalker turut serta bersama mereka. Sesampainya di planet Coruscant, rombongan Queen Fauziah disambut oleh Senator Hendra Palpatine.

“Paduka Ratu, untuk dapat memenangkan dukungan dari Dewan Parlemen, Paduka Ratu harus menjadi juara pada acara kontes menyanyi yang diadakan di Dewan Parlemen nanti.”, kata Senator Hendra Palpatine.

“Tapi saya nggak pandai menyanyi.”, kata Queen Fauziah.

“Paduka Ratu bisa mengikuti kursus terlebih dahulu di DMA.”, kata Senator Hendra.

Maka Queen Fauziah pun mengikuti kursus olah suara di DMA (Di Mane-mane Ade) selama dua minggu.

Sementara itu, Qui-gon Taufik membawa Anto Skywalker menemui para petinggi Jedi yang tinggalnya berdekatan dengan Dewan Parlemen.

(Bersambung ke part 3)

Advertisements

4 thoughts on “The Side Story of Aransia (Season 1) Part 2

  1. Aku baru kali ini bertemu orang sekreatif kamu.
    kamu gimana ya orangnya?
    Pasti ngocol banget
    Part 2: Kerensss!

    –> hehe.. makasih, pak..
    kalo kucing sih, justru pendiam, pak.
    trutama kalo lagi tidur.

  2. DMA menyediakan kursus apa aje ya? mulai dari berenang, menyanyi sampai menyetir…ada kursus masak ga cing? 😀

    –> ada, kok, mba iin…
    kursus cara ngupil yang baik dan profesional juga ada, kok…
    🙂

  3. Wow,,segitu joroknya kah si kucing sampe mbak 1nd1r4 nulis kata jorok dengan 32 huruf ‘k‘?

    –> ah, yang bener?
    ** nulis program singkat di bawah : **
    ** echo (strlen(“jorokkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk” ) – 4 ); **

    yeee, ternyata cuman 23 huruf k….
    testbug error lagi, neeh…..
    harus dibenerin secepatnya sebelum kerusakannya parah…
    ** mencoba mereset testbug secara remote **

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s