Kisah Sawako (Part 3)

Ini adalah kisah berpantun karangan kucing. Rimanya a-a-b-b, bercerita tentang Sawako dan teman-temannya.

(kembali ke part 2)

Bab 1. Sawako (part 3)

Ny. Kaori berkata,
“Eh, Sawako, katanya kamu sudah mendapatkan pekerjaan
Kalau tidak salah di sebuah kantor penerbitan
Baguslah kalau begitu, Ibu senang mendengarnya
Apakah ini sekarang kamu hendak berangkat ke sana?”

Sawako membungkuk dan menjawab,
“Ya, Bu, sekarang saya sudah bekerja
Menjadi asisten editor di sebuah majalah remaja
Tolong titip Sinbad ya, Bu, dia saya tinggalkan
Terima kasih sebelumnya, maaf sudah merepotkan”

Ny. Kaori tersenyum dan menjawab,
“Ah, tidak apa-apa, Sinbad cukup sering bermain ke kamar Ibu
Karena Ibu selalu memberinya biskuit dan sedikit susu
Silakan kamu berangkat, tidak usah cemaskan dia
Kalau terjadi apa-apa Ibu selalu siap sedia”

Sawako membungkuk sekali lagi lalu beranjak pergi
Ia masih punya waktu dua puluh menit lagi
Kalau ia berjalan cepat, ia akan sampai tepat waktu
Untuk tiba di stasiun Hiyoshi, dan naik kereta api jalur nomor satu

* * *

Kalau saja tidak terlambat, Sawako tidak akan sendiri di jalan
Di stasiun Tsunashima, seharusnya ia mendapat teman perjalanan
Namanya Tomoko, teman dekatnya sejak mereka masih sekolah
Kini mereka sama-sama diterima bekerja di sebuah kantor majalah

Dalam perjalanan, Sawako tidak dapat menekan rasa gelisah
Makanan yang dibelinya tadi di jalan, terasa hambar di lidah
Ia sibuk mempersiapkan berbagai jawaban dan alasan
Untuk membela dirinya nanti bila dimarahi oleh atasan

* * *

Di tepi jendela kamar Sawako, Sinbad duduk dengan santainya
Ia mengamati suasana jalan yang ada di bawahnya
Orang-orang berjalan lalu lalang di kiri dan kanan
Dari arah mereka sesekali tercium bau makanan

Beberapa ibu terlihat membawa keranjang besar
Kelihatannya mereka baru pulang dari pasar
Sinbad teringat sesuatu lalu bangkit berdiri
Ia berniat pergi mengunjungi kamar Ny. Kaori

Sinbad melompat ke overhang di bawah jendela
Lalu berjalan menelusurinya hingga tiba di sebuah pergola
Di bawahnya ada sebuah truk yang diparkir pemiliknya
Sinbad melompat dan mendarat tepat di atapnya

Sinbad terus melompat turun hingga tiba di lantai semen
Lalu berjalan di sepanjang sisi bangunan apartemen
Di bawah sebuah jendela ia berhenti
Ia melompat naik, lalu duduk sambil mengamati

Ny. Kaori kelihatan sedang mengerjakan sesuatu
Sinbad melompat ke dalam dan berdiri di dekat pintu
Melihat Sinbad, Ny. Kaori lalu memanggilnya singkat
Dengan gembira Sinbad segera datang mendekat

* * * Tamat Bab 1 * * *
* * * Lanjut Ke Bab 2 * * *

(Bersambung ke part 4)


Advertisements

One thought on “Kisah Sawako (Part 3)

  1. namanya Sinbad kan? kok Nyonya Kaori manggilnya Singkat? wakaka 😆 …*kaburrrrrrr…*

    –> nah loh, mba iin, udah mulai ngaco….. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s