Kisah Sawako (Part 2)

Ini adalah kisah berpantun karangan kucing. Rimanya a-a-b-b, bercerita tentang Sawako dan teman-temannya.

(kembali ke part 1)

Bab 1. Sawako (part 2)

Sang Waktu berjalan, jam demi jam pun berlalu
Seolah tak memperdulikan kedua penghuni kamar itu
Seisi dunia menggeliat dalam kesibukan masing-masing
Kendaraan di jalan berbaris menimbulkan suara bising

Perlahan-lahan Sawako membuka mata
Sinar matahari yang terang mengintip dari balik jendela
Lalu Sawako mencoba mengumpulkan pikirannya
Kini tak ada lagi rasa kantuk yang mengganggunya

Tiba-tiba Sawako teringat kegiatannya kemarin
Hari dimana ia mulai bekerja di kantor Mitsuzawa Zasshin
Ia bekerja seharian dari pagi hingga petang
Pantas saja tubuhnya terasa agak letih sekarang

Sawako segera bangun dan terduduk
Semangatnya bangkit seiring hilangnya rasa kantuk
Di sela-sela kakinya, ia melihat kucingnya
Berbaring manja sambil memeluk betisnya

Sawako menarik kakinya dan turun dari tempat tidur
Sinbad tidak terganggu dan terus saja mendengkur
Sawako memungut jam waker yang terkapar di dekat kaki meja
Sudah jam sembilan! Ia terlambat untuk masuk kerja!

Buru-buru Sawako berlari ke kamar mandi
Untuk sarapan sudah tak ada waktu lagi
Sawako mandi sekenanya dengan tergesa-gesa
Kran shower hampir lepas karena diputar dengan paksa

Sinbad terbangun mendengar suara heboh
Ia melihat Sawako keluar dari kamar mandi dengan tergopoh-gopoh
Sinbad lalu bangkit berdiri dengan sebuah harapan
Kalau Sawako sudah bangun, berarti ia akan mendapat sarapan

Bagi Sawako waktu sudah tidak mengizinkan
Ia pun memutuskan untuk membeli sarapan di jalan
Ia memakai pakaiannya dengan cepat
Rias wajah pun dilakukannya dengan waktu singkat

Sawako membuka jendela apartemennya
Ia memandang sekilas keadaan di sekelilingnya
Kamar Sawako terletak di lantai dua
Ia memang tinggal di sebuah apartemen tua

Sawako berjalan cepat menuju pantri
Dikeluarkannya dua buah kotak dari dalam lemari
Lalu ia mendekati dua mangkok yang tergeletak di dekat pintu
Yang satu diisinya cereal, yang lain dituangkannya susu

Sinbad yang sedang menunggu mengeong dengan gembira
Ia menyambut dan menyerbu makanannya dengan segera
Karena asyiknya, ia tidak memperdulikan lagi
Ketika Sawako berdiri, meraih tasnya dan beranjak pergi

Sawako menutup pintu apartemennya dan menguncinya dari luar
Lalu terburu buru berjalan menuju tangga keluar
Di lantai bawah Sawako berpapasan dengan Ny. Kaori
Ny. Kaori terlihat membawa barang belanjaan di tangan kiri

Ny. Kaori adalah pemilik apartemen tempat Sawako tinggal
Ia tinggal di salah satu kamar, bersama seorang cucu tunggal
Ny. Kaori sedang berdiri di depan pintu kamarnya
Sawako mendekati dan mengucapkan selamat pagi padanya

(Bersambung ke part 3)

Advertisements

One thought on “Kisah Sawako (Part 2)

  1. Kucing ini hobby tidur dekat kaki yah, kemaren paha, sekrang malah meluk betis…kucing yang aneh

    –> iyah, mba iin.
    itu salah satu sleep position yang terfavorit…
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s