Diskusi Programmer

Taufik baru saja tiba di kantor. Ia datang terlambat di kantor karena terlambat bangun. Ia terlambat bangun karena sudah beberapa hari ini badannya terasa letih. Badannya terasa letih karena beban pekerjaannya mulai meningkat tajam akhir-akhir ini. Beban pekerjaannya meningkat tajam karena proyek game yang sedang dikerjakannya sudah memasuki tahap terakhir. Tahap-tahap terakhir pembuatan sebuah game merupakan tahapan yang penuh dengan cross-check dan perbaikan.

Ketika Taufik memasuki Ruang Programmer, Saputra menyapanya.
“Pik, barusan tadi Si Em di atas garis, dia bilang mau ngomong sama lu. Dia udah kirim lapisan gigi.”, kata Saputra.

Tadinya Saputra sedang menjalankan software chattingnya ketika datang samperan dari user lain, yaitu M, programmer kenalan Taufik. Kebetulan M melihat Saputra sedang online karena itu ia menghubungi Saputra dan minta disampaikan pesannya untuk Taufik. Saputra mengganti istilah online dengan ‘di atas garis’. Sedangkan lapisan gigi sebenarnya adalah email, yaitu sarana komunikasi melalui internet.

Taufik menghidupkan komputernya dan menjalankan software emailnya. Ada beberapa email yang sudah masuk. Email dari M berada di posisi paling atas dalam daftar. Taufik membuka email itu. Isinya berupa pesan sebagai berikut :

$focus = "Ayam Pilek";
$ask = " sudah selesai, belum?";
function send_message($target, $message) {
echo $target.", ".$message;
}
send_message("Taufik", "game ".$focus.$ask);

Pesan di atas sebenarnya berbunyi, M bertanya pada Taufik apakah game Ayam Pilek yang sedang dikerjakan Taufik sudah selesai atau belum.

Ini adalah kebiasaan mereka berdua. Mereka seringkali berbicara melalui bahasa program, menggunakan berbagai bahasa program yang mereka kuasai. Sebagai sesama programmer, mereka dapat langsung menangkap maksud dari pesan yang ditulis dalam bahasa program tersebut. Kali ini M menggunakan bahasa yang biasa dipakai dalam pemrograman website.

Taufik membuka email baru dan menulis program sebagai berikut :

include $PREVIOUS['email'];
$problem = "beberapa masalah";
send_message("M", $focus." belum selesai.\n");
send_message("M", "masih ada ".$problem.".");

Program di atas berbunyi, Taufik mengatakan bahwa game Ayam Pilek belum selesai karena masih ada beberapa masalah dalam programnya. Taufik mengirim email itu, lalu menjalankan software programmingnya. Ia tidak perlu langsung menunggu balasan emailnya, karena di dalam email, komunikasi terjadi tanpa terikat waktu, kecuali bila fiturnya telah diset terlebih dahulu. Sebuah email boleh saja dibalas dalam waktu lima menit ataupun lima hari.

Lima menit kemudian, sebuah icon di sudut layar monitor memberitahu Taufik, balasan emailnya sudah datang. Taufik berpindah kembali ke software emailnya dan membuka email tersebut. Isinya adalah sebagai berikut :

include $PREVIOUS['email'];
send_message("Taufik", "masalahnya apa?\n");
$solve = "bisa diselesaikan";
$ok = "oke, deh";
$help = "gue akan bantu";
function examine($boolean){
global $ok, $help;
$target = $boolean ? $ok : $help;
return $target;
}
echo "Kalo ".$solve.", ".examine(true).".\n";
echo "Kalo nggak ".$solve.", ".examine(false).".";

Program di atas berbunyi, M bertanya masalah apa yang sedang dihadapi Taufik. Kalau Taufik tidak bisa menyelesaikannya sendiri, maka M akan membantunya.

Taufik membuat email baru dan menulis jawabannya. Isinya sebagai berikut :

include $PREVIOUS['email'];
$a = "zPazdaxlezvelxterzakhirxwakztuxpazsukanxbizocopx"
. "xmelazwanxgezrombozlanxayzamxjantzanxraksazsaz";
$b = "sebagian tester bilang";
$c = "x, gamenya lancar, x, gamenya crash.\n";
$d = preg_replace('/x/', $b, $c);
$p = array('/x/', '/z/'); $r = array(' ', '');
send_message("M", preg_replace($p, $r, $a) . ", $d");
$e = "zGuzexzudzahxpezrikzsaxcozdizngnya,xtazpixngzgakx"
. "azdaxyzangxsazlahxdzixsazna.xBizngzungxdezh.";
send_message("M", preg_replace($p, $r, $e));

Program di atas berbunyi, Taufik mengatakan pada M, bahwa di dalam gamenya, pada level terakhir sewaktu pasukan biocop melawan gerombolan ayam jantan raksasa, terjadi hal yang membingungkan. Sebagian tester bilang, pada level ini gamenya lancar, tetapi sebagian lagi bilang, gamenya crash, atau macet. Taufik sudah memeriksa coding programnya, tapi tidak menemukan ada error di sana.

Taufik mengirim email tersebut dan kembali berpindah ke software programmingnya. Sepuluh menit kemudian icon di sudut layar memberitahu Taufik, balasan emailnya sudah datang. Taufik pun berpindah ke software emailnya kembali dan membuka email balasan dari M. Isinya adalah sebagai berikut :

$answer = array(79,111,44,32,105,116,117,32,99,117,109,97,
110,32,109,97,115,97,108,97,104,32,103,97,109,101,
110,121,97,32,121,97,110,103,32,98,101,114,106,97,
108,97,110,32,114,101,97,108,116,105,109,101,46,32,
75,97,108,111,32,103,97,109,101,110,121,97,32,100,
105,106,97,108,97,110,107,97,110,32,119,97,107,116,
117,32,115,117,98,117,104,44,32,112,97,114,97,32,97,
121,97,109,32,106,97,110,116,97,110,110,121,97,32,
99,101,110,100,101,114,117,110,103,32,98,101,114,107,
117,107,117,114,117,121,117,107,32,100,97,114,105,
112,97,100,97,32,109,101,110,106,97,108,97,110,107,
97,110,32,112,101,114,97,110,110,121,97,32,100,97,
108,97,109,32,103,97,109,101,46,32,75,97,114,101,110,
97,32,105,116,117,32,103,97,109,101,110,121,97,32,
106,97,100,105,32,99,114,97,115,104,46);

for ($i=0; $i<count ($answer); $i++) {
echo chr($answer[$i]);
}

Program di atas berbunyi, M mengatakan pada Taufik bahwa masalah itu sebenarnya hanya masalah timing karena gamenya berjalan secara realtime. Ketika gamenya dijalankan pada waktu subuh, para ayam jantan cenderung berkukuruyuk daripada melakukan perannya dalam game. Karena itu gamenya sering crash bila dijalankan waktu subuh. Tetapi bila dijalankan di waktu lain, gamenya lancar saja.

Setelah membaca penjelasan dari M, kini Taufik pun mengerti sumber permasalahannya. Ternyata ayam-ayam di dalam gamenya menjadi berkokok sendiri apabila gamenya dimainkan waktu subuh. Solusinya pun sederhana. Ia tinggal mengedit programnya sedikit untuk mengeset property kukuruyuk menjadi false pada setiap instance dari class ayam jantan tersebut. Lalu Taufik pun menulis email baru untuk M. Isinya adalah sebagai berikut :

$code = "LbntjbyzbyNryVouvohybebymvryQfohbmbnboyhvfylvsb"
. "ohycbozblykbejozbylbmpybebyfsspsylbzblyhjojyhvfyohh"
. "blyubvryOubsyhvfynvtujymfcjiyufmjujymbhjr{Xbttbmbn/";

$str = "";
for ($i=0; $i<strlen ($code); $i++) {
$ascii = ord($code[$i]) - 1;
$str .= chr($ascii);
}
$p = array('/x/', '/q/', '/z/');
$r = array(' ', '.', "\n\n");
echo preg_replace($p, $r, $str);

Program di atas berbunyi, Taufik mengucapkan terima kasih pada M atas bantuannya, dan mengakui bahwa ia masih kurang pengalaman sehingga tidak dapat mengetahui penyebab error dalam kasus seperti ini.

Advertisements

20 thoughts on “Diskusi Programmer

  1. Dasar kucingpemalu gila…
    i love your story… heheh..

    –> cuman pengen nulis story that I like sih, sebenernya… hehehe

  2. mmphhh%w4rnkLntllohojc(873n&^hndmn6jnaugeolo)PBv;nhw*kukuruyuuuuukkk!

    artinya:
    ceritanya lucu, tapi bikin saya bingung dengan bahasa program, mendingan saya berkukuruyuk aja deh…

    –> wakakaka… uni dokter tensinya jadi naik…wakakaka…
    **kasi captopril 25mg** diminum 3x sehari sehabis buka blog, yaa… wakakaka

    😆

  3. Ikutan bikin bingung orang ah… 😉


    function tulis($pesan,$cipher){
    $msg=base64_decode($pesan);
    for ($i = 0; $i < strlen($msg); $i++){
    $cph = $i % strlen($cipher);
    $asc = ord($msg[$i]) ^ ord($cipher[$cph]);
    $res .= chr($asc);
    }
    return $res;
    }
    $blah[0]="Zn9qYCoGAwQfQRwAGFUIHBwGHgJNCgkHARQCB0JLTAcfQUN";
    $blah[1]="LZn9qSU5HUD0EGQUNAg0KEQdJXktDQTIqNUkBG05ITmhnaE";
    $blah[2]="xVS1UmAUIOCQRDTwIcSwEGGwMGAxAGQQkbCAcaGRoCFEUAB";
    $blah[3]="B8GChIGSQoSHg5DT0JVUVxfCxxHX1tga2VVS1VDKxoQXElN";
    $blah[4]="Mg0CCh4MSSMGBBYYDAMHAlUXHAZHAwQdAEwMCh1cVlFHSkh";
    $msg=join('',$blah)."S";
    echo tulis($msg,"kucingpemalu");

    Xixixixixi…. 😀
    Sorry pus….

    ______________________________
    –> hasil programnya testbug:

    Dasar pus kurang kerjaan,,
    Xixixixixi…. ^_^
    Eh,iya..ni termasuk encrypted message dunk… 🙂
    Btw,, Sawako Matsumori tuh sapa yah??? 😕

    Sawako Matsumori itu salah satu karakter story yang lain karangan kucing…….huehehe
    emang dapet dari mana, sih? kok bisa tau?

  4. yaelah… 😆 bingung… siyal… *balik ke kerjaan, tambah pusing*

    –> wakakaka…. mbak Carra jadi kecele… untunglah mbak Carra punya persediaan kue yang banyak pemberian mbah gugel buat menghibur hati…hehehe 🙂

  5. var problemArray = new Array();

    function dispSubmit(field,action){
    if(problemArray.length != 0){
    for(var i = 0; i < problemArray.length; i++){
    if(problemArray[i] == field){
    place = i;
    break;
    }else{
    place = -12;
    }
    }
    }else{
    place = -50;
    }
    if(action == “add” && place = 0){
    problemArray.splice(place,1);
    }
    if(problemArray.length != 0){
    document.getElementById(‘submitholder’).innerHTML = “Ada yang bingung saat baca tulisan ini!!!!!!!”;
    }else{
    document.getElementById(‘submitholder’).innerHTML = ”;
    }
    }

    ———-
    Aku yo bingung sisan………

    –> hehehe… itu javascript (=naskah jawa) buat nampilin submit secara dinamis berdasarkan array yang diberikan.
    harus dijalankan bersama dengan html-nyah… hehe
    😉

  6. Hohoho..
    Insting… 😛

    Sawako Matsumori adalah seorang gadis yang baru
    saja diterima bekerja di sebuah perusahaan kecil di
    pinggiran Yokohama, Prefecture Toukyou, Jepang.
    Wajahnya cukup manis. Usianya baru 23 tahun.

    Kalo ceritanya dah jadi bilang yah pus.. 😉

    –> wakaka… langsung dicari ceritanya ama testbug… 😆
    sebenarnya ada beberapa cerita novel lagi, tuh.
    asli karangan kucing.
    bagi-bagi ceritanya?
    mmm, bagi ngga, yah?

  7. Gile
    Bahasa nya bikin pusing
    Napa g bikin novel aja cing?
    Pasti laku
    Huehehe

    –> dijadiin buku, maksudnya?
    hehehe… belum tentu laku FaNZ….
    **soalnya udah pernah ngerasain ditolak**
    karakteristik pembaca buku itu berbeda dengan karakteristik pembaca blog… hehehe

  8. Aaa.. tidak.. cukup jangan codingan lagi… Walaupun jokes teteup aja bacanya harus mikir keras.. Nyerah gw bacanya… (menyeka keringat… )

    –> wakakaka…. ngga nyangka… 😀

  9. Sebagai orang awam: di bagian awal, masih bisa sedikit mengira-ngira. Di bagian akhir… aku ra’ mudheng blas ki… ^_^
    Tapi tetep, Pus yang selalu menjaga kualitas kelucuannya. Hehehe…

    –> hehe… sebenernya sih, bukan demi lucunya, tapi demi memperkenalkan karakter masing-masing karyawan perusahaan gamenya… 🙂

  10. foreach (Argument arg in myArgumentList)
    {
    Console.WriteLine(” geek “);
    }

    he he he

    –> hehe.. nge-jave juge ye… 😀

  11. hasyah…
    ternyata cerita2 mas ini ndak fiktif.
    keren…
    salute.

    Edan!! 😆

    Wah2, game-nya dirilis di Indonesia ndak?

    –> fiktif, kok… tapi dulu emang pernah punya pengalaman bikin game…
    caranya bikin lobang di tanah, terus bikin tongkat panjang pendek dua biji, jadilah game “patok lele”… hehehe
    🙂

  12. // notjave.cs

    class Language
    {
    private string _lang;
    public Language(string lang)
    {
    _lang = lang;
    }
    }

    List s = new List();
    DataConnector.PopulateWithProgrammingLanguages(s);
    s.Remove(“Java”);

    *** terlalu terbawa dan terinspirasi cerita diatas **

    –> waah, ternyata bahasa sisyap.
    tapi, di sini ngga ada dotnet. ngga bisa deh, dicobain.
    **lagian juga ngga ngerti, hehehe**

  13. procedure ngasi_game;
    var ygpunyablogbaik : boolean;
    begin
    ygpunyablogbaik := false;
    repeat
    begin
    if ygpunyablogbaik=true then gamesnya := dikasi_yusdi
    else ygpunyablogbaik := false;
    until ygpunyablogbaik=true;
    end;
    end;

    –> wakaka… pascal!!!
    jadi inget jaman indah dulu…
    baris else-nya ganti gini aja:

    if ygpunyablogbaik=true then gamesnya := dikasi_yusdi
    else ygpunyablogbaik := doain_jadi_baik(ygpunyablogbaik);

    wakakaka 😆

  14. eh bikin game cing?

    bikin yuk!

    –> mau sih, ru.
    tapi sekarang lagi banyak kerjaan sampingan.
    ntar deh, kalo waktunya agak lapang.
    mau banget bikin game.
    🙂

  15. Paragraf 1, “Wah tulisan serius nich” (sambil menahan diri buat nggak baca endingnya langsung – dah ketipu 2x sich)
    Paragraf 2, “Wah kayanya kucing dah insyaf nich” (masih curiga dikit)
    Paragraf berikutnya “Asli nich serius banget…..bahasa programmingnya serius”
    Berikutnya (ada perasaan ga enak) “kok bahasa programmingnya mulai aneh”
    Ending “tetep aja si kucing iseng….” nothing’s changed….

    –> hehehe …. 😀
    emang kucing kesannya kaya gitu, yah? 😀
    **malah bangga**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s